Journals

  • Mapalus Law Journal

    Mapalus Law Journal (MLJ) is an international journal published biannually by the Antmind Youth Empower Foundation. This journal examines the complexity of legal systems through an integrative perspective encompassing Islamic law, Indonesian positive law, and customary law, emphasizing their harmonization and implementation in Muslim minority regions. MLJ will facilitate the publication of research papers and scientific articles relating to legal sciences through a rigorous peer-review process. Within dynamic societies, the journal serves as a platform for academic discourse that bridges legal theory with its practical implementation, mainly focusing on issues relating to the existence and protection of Muslim communities in non-Muslim majority areas. As a journal committed to the development of legal science, MLJ encourages innovative research contributions in analyzing and providing solutions to various contemporary legal issues. The languages used in this journal are Indonesian and English.

    Five Main Areas of Focus of Mapalus Law Journal:
    1. Legal Systems Integration
    2. Law and Muslim Minorities
    3. Socio-Legal Studies
    4. Customary Law and Local Wisdom
    5. Contemporary Islamic Law

  • Mapalus Economic Review

    MAPALUS Economic Review (MER) adalah jurnal akademik yang mendedikasikan diri pada pengembangan ilmu ekonomi dengan pendekatan integratif antara ekonomi syariah dan konvensional. MER memiliki komitmen khusus dalam mengkaji inovasi ekonomi dan keuangan yang berbasis kearifan lokal serta perkembangan teknologi finansial. Terbit dua kali setahun, jurnal ini menjadi platform strategis bagi diskusi akademik tentang pengembangan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

    Dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi komunitas, MER memberikan perhatian khusus pada pengembangan model ekonomi yang adaptif untuk komunitas Muslim di daerah minoritas. Jurnal ini mendorong penelitian yang tidak hanya teoretis tetapi juga aplikatif dalam memberikan solusi tantangan ekonomi kontemporer, khususnya bagi komunitas Muslim yang hidup di daerah mayoritas non-Muslim.

  • Mapalus Education Journal

    MAPALUS Education Journal (MEJ) adalah jurnal ilmiah yang mengkaji kompleksitas dunia pendidikan dengan fokus pada integrasi pendidikan Islam dan pendidikan multikultural dalam konteks masyarakat kontemporer. MEJ hadir sebagai wadah diseminasi hasil penelitian dan inovasi pendidikan yang mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berkualitas. Terbit dua kali setahun, jurnal ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan model pendidikan yang adaptif, khususnya dalam konteks pendidikan Islam di daerah minoritas Muslim.

    Sebagai jurnal yang berkomitmen pada kemajuan pendidikan, MEJ tidak hanya memfasilitasi kajian teoretis tetapi juga mendorong penelitian aplikatif tentang inovasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Perhatian khusus diberikan pada strategi mempertahankan dan mengembangkan pendidikan Islam di tengah tantangan minoritas, sambil tetap membangun harmoni dengan konteks sosial-budaya setempat.

  • Mapalus Journal of Islamic Studies and Religious Moderation

    MAPALUS Journal of Islamic Studies and Religious Moderation (MJISRM) merupakan jurnal akademik yang mengkaji kompleksitas studi Islam kontemporer dengan penekanan khusus pada moderasi beragama dan dialog antariman. Dalam konteks masyarakat global yang semakin plural, MJISRM hadir sebagai platform ilmiah yang mendorong pemahaman Islam yang komprehensif dan kontekstual. Terbit dua kali setahun, jurnal ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan pemikiran Islam yang moderat dan dialogis, terutama dalam konteks komunitas Muslim minoritas.

    MJISRM berkomitmen untuk memfasilitasi diskursus akademik yang menjembatani pemahaman tradisional dan kontemporer tentang Islam, dengan fokus khusus pada pengembangan model keberagamaan yang adaptif bagi komunitas Muslim di daerah mayoritas non-Muslim. Jurnal ini mendorong penelitian yang tidak hanya teoretis tetapi juga aplikatif dalam memberikan solusi terhadap tantangan kehidupan beragama kontemporer.

  • Mapalus Journal of Sociocultural Studies and Local Wisdom

    Jurnal MAPALUS Journal of Sociocultural Studies and Local Wisdom (MJSSLW) lahir sebagai wadah akademik yang mengkaji dinamika sosio-kultural dan kearifan lokal dalam masyarakat kontemporer. Dengan terbit dua kali setahun, jurnal ini mengadopsi pendekatan interdisipliner untuk memahami interaksi kompleks antara tradisi dan modernitas, serta mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Perhatian khusus diberikan pada komunitas Muslim di wilayah mayoritas non-Muslim, terutama terkait strategi adaptasi dan pelestarian identitas kultural mereka.

    Dalam upayanya membangun diskursus akademik yang bermakna, MJSSLW membuka ruang bagi penelitian yang mengkaji beragam aspek. Aspek kajian sosial-budaya mencakup dinamika sosial, studi kultural, penelitian antropologis, serta transformasi dan perubahan sosial. Eksplorasi kearifan lokal meliputi pengetahuan tradisional, kearifan indigenous, praktik-praktik lokal, warisan budaya, dan nilai-nilai tradisional. Studi tentang identitas budaya mengkaji pembentukan dan representasi identitas, studi etnis, serta upaya pelestarian budaya.

    Dinamika antara tradisi dan modernitas menjadi fokus penting, termasuk adaptasi budaya, interpretasi modern atas nilai-nilai tradisional, inovasi berbasis tradisi, dan keberlanjutan budaya dalam konteks kontemporer. Secara khusus, jurnal ini juga mengkaji dinamika sosial-budaya komunitas Muslim minoritas, meliputi strategi adaptasi budaya, upaya mempertahankan identitas, pola interaksi dengan masyarakat mayoritas, transmisi nilai-nilai Islam, serta pengembangan model resolusi konflik berbasis kearifan lokal.

    Melalui fokus yang komprehensif ini, MJSSLW berperan sebagai platform strategis bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang kompleksitas dinamika sosial-budaya, khususnya dalam konteks komunitas Muslim minoritas. Jurnal ini mendorong kontribusi penelitian yang tidak hanya memperkaya pemahaman teoretis, tetapi juga menawarkan perspektif praktis dalam mengelola keragaman budaya dan memperkuat kohesi sosial di masyarakat plural.

  • Mapalus Communication and Media Studies

    MAPALUS Communication and Media Studies (MCMS) merupakan jurnal ilmiah yang mengkaji fenomena komunikasi dan media dengan fokus khusus pada komunikasi Islam, media digital, dan jurnalisme kontemporer. Di era transformasi digital, MCMS hadir sebagai platform akademik yang mengeksplorasi peran komunikasi dan media dalam membentuk diskursus publik dan membangun pemahaman antarbudaya. Terbit dua kali setahun, jurnal ini memberikan perhatian khusus pada strategi komunikasi dan representasi komunitas Muslim di ruang publik, khususnya di daerah mayoritas non-Muslim.

    MCMS berkomitmen untuk mengembangkan kajian komunikasi yang mendorong literasi media dan pemahaman antarbudaya. Jurnal ini secara khusus memperhatikan bagaimana komunitas Muslim minoritas menggunakan media untuk mempertahankan identitas, membangun dialog, dan berpartisipasi dalam diskursus publik.

  • Mapalus Journal of Community Engagement and Development

    Mapalus Journal of Community Engagement and Development (MJCED) adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada dokumentasi, analisis, dan evaluasi program-program pengabdian masyarakat dengan pendekatan integratif antara kearifan lokal dan nilai-nilai Islam. Terbit dua kali setahun, jurnal ini menjadi wadah diseminasi hasil-hasil pengabdian masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan, dengan perhatian khusus pada pemberdayaan komunitas Muslim di wilayah minoritas.

    MJCED berkomitmen untuk memfasilitasi publikasi program-program pengabdian yang mengedepankan harmonisasi sosial dan pembangunan inklusif. Fokus utama jurnal mencakup:

    1. Strategi dan implementasi program pemberdayaan masyarakat Muslim di daerah minoritas, termasuk penguatan identitas keagamaan dan sosial-budaya
    2. Pengembangan model pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal
    3. Program penguatan kapasitas pendidikan dan literasi masyarakat
    4. Inovasi dalam pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial
    5. Inisiatif pelestarian budaya dan dialog antariman
    6. Implementasi teknologi tepat guna untuk pembangunan masyarakat
    7. Program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif
    8. Penguatan partisipasi politik dan representasi komunitas Muslim dalam tata kelola pemerintahan lokal
    9. Pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan komunitas
    10. Inovasi sains terapan dan riset kolaboratif berbasis masyarakat
    11. Integrasi teknologi dan sains dalam penguatan ketahanan sosial komunitas Muslim
    12. Pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital dan teknologi informasi

    Sebagai jurnal pengabdian, MJCED mendorong kontribusi yang tidak hanya mendeskripsikan aktivitas pengabdian, tetapi juga menganalisis dampak, tantangan, dan pembelajaran yang diperoleh. Perhatian khusus diberikan pada program-program yang berhasil membangun jembatan kerja sama antara komunitas Muslim dan non-Muslim, serta inisiatif yang berkontribusi pada penguatan kohesi sosial di masyarakat plural.

  • Mapalus Journal of Islamic Legal Studies and Fatwa

    MAPALUS Journal of Islamic Legal Studies and Fatwa (MJILSF) adalah jurnal akademik yang mengkaji dinamika fatwa dan hukum Islam kontemporer dengan fokus khusus pada kontekstualisasi fatwa dalam masyarakat plural. Dalam konteks kehidupan modern yang kompleks, MJILSF hadir sebagai platform ilmiah yang menganalisis perkembangan fatwa dan implementasinya, khususnya dalam konteks komunitas Muslim minoritas. Terbit dua kali setahun, jurnal ini memberikan perhatian khusus pada metodologi penetapan fatwa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat kontemporer.

    MJILSF berkomitmen untuk memfasilitasi diskursus akademik yang mengkaji:

    • Metodologi dan pendekatan dalam penetapan fatwa kontemporer
    • Analisis komparatif fatwa-fatwa ulama klasik dan kontemporer
    • Implementasi dan adaptasi fatwa dalam konteks minoritas Muslim
    • Harmonisasi fatwa dengan hukum positif dan kearifan lokal
    • Peran lembaga fatwa dalam pembinaan masyarakat Muslim
    • Digitalisasi dan diseminasi fatwa di era modern
    • Tantangan dan solusi dalam penerapan fatwa di masyarakat plural
    • Fatwa dan isu-isu kontemporer seperti ekonomi digital, bioteknologi, dan sosial media
    • Dampak fatwa terhadap kehidupan sosial-keagamaan masyarakat
    • Pengembangan metodologi fatwa yang adaptif untuk komunitas minoritas

    Sebagai jurnal yang berkomitmen pada pengembangan studi fatwa, MJILSF mendorong kontribusi penelitian yang tidak hanya teoretis tetapi juga aplikatif dalam memberikan solusi terhadap problematika hukum Islam kontemporer, khususnya dalam konteks masyarakat minoritas Muslim.

  • Mapalus Journal of Digital Transformation in Gender, Child, and Family Studies

    Mapalus Journal of Digital Transformation in Gender, Child, and Family Studies (MADIGECFS) is an international peer-reviewed journal examining the intersection between digital transformation and the dynamics of gender, child development, and family life. This journal biannually integrates diverse disciplinary perspectives to comprehend families' evolving stMapalus Journal of Digital Transformation in Gender, Child, and Family Studiesructures and dynamics in the digital era.

    Through its interdisciplinary approach, MADIGECFS presents studies that combine perspectives from sociology, psychology, anthropology, law, education, economics, theology, public health, communication sciences, and public policy. Integrating various fields enables a comprehensive understanding of how digitalization influences family life within diverse global contexts.

    The journal features empirical research, theoretical studies, and policy analyses that explore various aspects of digital transformation in family life. The scope of the study encompasses family adaptation to technology, changes in parenting patterns in the digital era, social media's impact on family relations, and strategies for strengthening family resilience in facing digital challenges.

    MADIGECFS maintains international editorial standards through a rigorous peer-review process and an editorial board comprising experts from various countries. The journal welcomes contributions from researchers, academics, and practitioners investigating issues related to gender, children, and families within the context of digital transformation.

    As a platform for knowledge dissemination, MADIGECFS aims to contribute to developing policies and practices that support family well-being in the digital era. The journal seeks to facilitate academic dialogue on the challenges and opportunities families encounter in navigating technological change by publishing relevant research findings and studies.